Ibadah Haji, Akhlak Harus Terpuji

biaya umroh 2018 sukabumi

Beribadah haji, Akhlak Harus Terpuji. Menunaikan ibadah ibadah haji sama saja bertamu dirumah Allah. Layaknya seseorang yang bertamu, sudah sewajarnya ia menghargai sang tuan rumah dengan cara berperilaku sesuai dengan apa yang dikehendaki tuan rumah. Tujuannya agar tuan rumah menjadi senang dan akhirnya kitapun akan dijamu dengan penuh suka cita. Sebaliknya, jika kita bertamu dirumah seseorang namun kita bertingkah yang menyebalkan tuan rumah maka disamping kita tidak dijamu, bisa-bisa kita malah diusirnya.

Dalam menunaikan ibadah ibadah haji seseorang harus meenjaga perilaku dan akhlaknya agar tidak mengotori ibadah ibadah hajinya. Sebagai tamu Allah seharusnya kita menghormati-Nya dengan berakhlak dan bertingkah laku yang terpuji. Akhlak yang terpuji tersebut akan membawa kita menjadi ibadah haji mabrur dan diridhai-Nya.

Ibadah Haji, Akhlak Harus Terpuji

Dalam kitab Asrar al-Hajj karya Abu Hamid al-Ghazali, sekurang-kurangnya ada sepuluh akhlak dalam pelaksanaan ibadah ibadah haji yang perlu menjadi perhatian.

Yang pertama adalah biaya yang disediakan hendaknya diperoleh dengan halal. Hendaknya juga melepaskan segala kesibukan dari urusan-urusan yang memecahkan konsentrasi dalam ibadah ibadah haji, agar himmah dan perhatian tertuju kepada Allah swt dan hati menjadi tenang serta selalu dzikrullah dan mengagungkan syiar-syiar-Nya. Sebagaimana diingatkan melalui sabda Nabi saw, “Kelak pada akhir zaman, manusia yang pergi ibadah haji terdiri atas empat kelompok: para penguasa pergi ibadah haji untuk berwisata, para hartawan untuk berdagang, para fakir miskin untuk meminta-minta dan para ulama untuk memperoleh nama serta pujian”.

Kemudian hendaknya seseorang tidak ikut membantu musuh-musuh Allah swt dengan membayar upeti kepada mereka. Yaitu para penguasa Mekah; serta orang-orang badui yang menghalang-halangi orang mendatangi Masjidil Haram dan melakukan kekacauan disekitarnya.

Bagi jamaah ibadah haji sebaiknya memperbanyak bekal yang dibawa dan bermurah hati untuk membantu orang lain dengan wajar, tidak bakhil (pelit) tapi juga tidak terlalu boros. Memberikan bekal kepada orang lain dalam perjalanan ibadah ibadah haji merupakan infaq fi sabilillah. Sebagaimana sabda Rasulullah saw, “Ibadah haji yang mabrur (yang baik dan diterima) tidak ada balasan baginya, kecuali surga”. Seseorang bertanya, “Apa yang dimaksud dengan kebaikan dalam ibadah ibadah haji, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Ucapan yang baik dan memberi makan orang lain”.

Ibadah Haji, Akhlak Harus Terpuji

Berikutnya adalah menjauhkan diri dari rafats (segala macam ucapan yang sia-sia, kotor, jorok, dan keji), fusuuq (segala perbuatan yang melanggar ketaatan kepada Allah swt) dan jidaal (berlebihan dalam pertengkaran dan perdebatan yang dapat menimbulkan perasaan dendam, dengan akhlakul karimah).

Sebaiknya ibadah ibadah haji berangkat dengan berjalan kaki jika mampu, khususnya ketika sedang melakukan manasik ketika pergi pulang antara Mekah, Arafah, dan Mina. Berangkat dari dan ke tanah air masing-masing, dibolehkan menggunakan kendaraan.

Sebaiknya menggunakan kendaraan yang tidak menimbulkan rasa sombong serta mengikuti cara (manasik) yang dilakukan Rasulullah saw.

Sebaiknya menjaga penampilan sesederhana mungkin, menghindari segala jenis perhiasan, sesuai dengan atribut orang yang beribadah haji. Menghindari busana yang warnanya mencolok.

Sebaiknya memperlakukan binatang tunggangan/kendaraan dengan wajar dan tidak berlebih-lebihan.

Sebaiknya bertaqarub dengan menyembelih hewan kurban yang gemuk, sekalipun ini tidak diwajibkan. Ikut mengkonsumsi sebagian dari kurbannya, jika kurbannya itu bersifat sunah (sukarela) bukan wajib.

Untuk inforamsi umroh murah 2018, silakan hubungi : H Sudjono AF – 081388097656

makalah ibadah haji,

tata cara ibadah haji,

waktu pelaksanaan ibadah haji,

rangkaian ibadah haji dari awal sampai akhir,

ibadah haji 2018,

haji ibadah tts,

pelaksanaan haji,

berapa lama ibadah haji dilaksanakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *